Kajian Rancangan Irigasi Pipa Sistem Gravitasi

Wildan Herwindo, Dadan Rahmandani
*

Sari


Irigasi pipa merupakan salah satu alternatif teknologi aplikasi irigasi yang secara teoritis mempunyai efisiensi lebih tinggi dibanding irigasi dengan saluran terbuka. Dalam penerapan di lapangan, efisiensi irigasi yang tinggi dapat dicapai apabila jaringan irigasi pipa dirancang dengan benar dan dioperasikan secara tepat. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan untuk melarutkan sedimen dalam pipa kecepatan aliran disarankan minimal 0,5 m/detik. Hasil penerapan jaringan irigasi pipa skala hamparan petani secara gravitasi yang diterapkan di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang menunjukkan bahwa rancangan jaringan irigasi pipa di lapangan khususnya pada skala hamparan petani, perlu memperhatikan : (i) bangunan pengumpul yang terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu bangunan pengendap, bangunan pengambilan, dan bangunan pengaman (saringan dan pelimpah) (ii) debit pengambilan, kualitas air, dan sistem operasi jaringan, (iii) saluran pipa yang terdiri dari pipa primer, sekunder, dan tersier harus memperhitungkan penanaman pipa, sambungan pipa, dan bangunan penguat, (iv) komponen pelengkap pada sistem jaringan irigasi pipa bertujuan menjaga sistem jaringan agar tetap berfungsi dengan baik. Komponen pelengkap terdiri dari katup pengatur dan katup penguras, pelepas udara, pengukur tekanan, meteran air, dan bangunan pelepas tekan.


Kata Kunci


laboratorium; sedimen; jaringan irigasi pipa; gravitasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 1986. Standar Perencanaan Irigasi, Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-01 s/d KP-07. Jakarta.

Anonim. 2006. Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 2006 tentang Irigasi. Sekretariat Negara. Jakarta

Balai Irigasi. 2009. Laporan Akhir Penelitian Jaringan Irigasi Non Padi (JINP). Bekasi.

Bos, M.G. and W. Walters. 1990. Water Charges and Irrigation Efficiencies Irrigation and Drainage Systems, 4: 267-278.

Jensen M. E. 1983. Design and Operation of Farm Irrigation System, American Society of Agricultural Engineers, Michigan 49085 USA.

Phocaides A. Technical Handbook on Pressurized Irrigation Techniques, FAO Consultant.

Puslitbang SDA. 2004. Laporan Akhir Penerapan Teknologi Jaringan Irigasi Sistem Perpipaan untuk Pengembangan Irigasi Modern. Bandung.

Smedema Lambert K & Rycroft David W. 1983. Land Drainage: Planning and Design of agricultural drainage systems, Bastford Academic and Educational Ltd. London

Sumarna, A. 1997. Pengaruh Tata Letak Jaringan Pipa dan Tekanan terhadap Keseragaman Emisi pada Sistem Irigasi Tetes. Bandung.


Statistik Tampilan

Sari : 851 kali
PDF : 1669 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v8.i2.126-137

Hak Cipta (c) 2013 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.